Kajian Studi Perlengkapan Jalan dan Penunjang Sektor Pariwisata di Kabupaten Mojokerto ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting sarana dan prasarana jalan yang mendukung aksesibilitas kawasan wisata, serta merumuskan strategi pengembangan infrastruktur penunjang guna meningkatkan daya saing destinasi pariwisata daerah. Kabupaten Mojokerto memiliki potensi wisata unggulan, baik wisata sejarah dan budaya seperti kawasan Trowulan, maupun wisata alam di Pacet dan Trawas. Namun, keterbatasan fasilitas pendukung seperti rambu petunjuk arah, penerangan jalan, area parkir, dan fasilitas umum di sekitar lokasi wisata masih menjadi kendala utama bagi kenyamanan dan keselamatan wisatawan.
Metodologi kajian meliputi survei lapangan, analisis kondisi infrastruktur, pemetaan aksesibilitas menuju objek wisata, serta wawancara dengan pemangku kepentingan terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa beberapa ruas jalan menuju kawasan wisata utama berada dalam kondisi baik, namun masih ditemukan titik-titik kritis dengan kerusakan ringan hingga sedang serta kurangnya perlengkapan jalan standar. Di sisi lain, belum optimalnya integrasi antara pengelolaan transportasi, kebersihan, dan informasi wisata menyebabkan rendahnya kualitas pengalaman wisatawan.
Sebagai tindak lanjut, kajian ini merekomendasikan peningkatan kualitas jalan dan perlengkapan pendukungnya (rambu, marka, PJU, halte, dan papan informasi), penataan jalur wisata terpadu, serta sinergi lintas sektor antara Dinas PUPR, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan, dan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata. Implementasi hasil kajian ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas antar destinasi, meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengunjung, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Mojokerto.
Kata kunci: Perlengkapan jalan, infrastruktur pariwisata, aksesibilitas, Mojokerto, pengembangan daerah